Bahan Ajar Sertifikasi Guru

Posted by Ananda Dewan on Sunday, May 19, 2013

Sertifikasi guru terus diperbaiki oleh Pemerintah agar kualitasnya lebih baik lagi. Diantara perbaikan yang dilakukan adalah disampaikannya modul atau bahan ajar lebih awal kepada peserta PLPG sebelum mengikuti PLPG. PLPG adalah pendidikan dan pelatihan profesi guru. Disamping itu adanya perbaikan proses penetapan peserta yaitu penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi dan uji kompetensi diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan, perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dan dipublikasikan secara online.

Salah satu alasan yang bisa dimengerti kenapa bahan ajar sertifikasi guru lebih cepat disosialisasikan karena agar guru lebih bisa mempersiapkan diri dalam rangkaian kegiatan sertifikasi guru.

Sebab pada sertifikasi guru sebelumnya, ada juga guru yang walaupun telah lulus Uji Kompetensi Awal (UKA) dan menjalani Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), tidak lulus sertifikasi misalnya guru untuk jenjang sekolah dasar (SD) yang jumlah terbilang banyak. Penyebab utama para guru tidak lulus ini adalah adanya nilai standar nasional minimal sebesar 42 yang diambil dari nilai rata-rata UKA yang dilakukan pada Februari 2012.

Pengurus Besar PGRI, Sulistiyo, mengatakan, pelaksanaan sertifikasi guru pada tahun 2012 sudah tidak sejalan dengan PP No 74 Tahun 2008 Pasal 12. Ia menjelaskan, uji kompetensi dalam sertifikasi hanya menggunakan dua instrumen, yaitu portofolio dan PLPG. Untuk itu, ia berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dapat mengkaji ulang pelaksanaan sertifikasi itu.

Dalam rangka mensosialisaikan progra, Pemerintah juga jauh-jauh hari sudah mempublikasikan pedoman sertifikasi guru. Pedoman mana perlu dipahami dengan baik oleh semua unsur yang terkait dalam penyelenggaraan sertifikasi guru di pusat dan di daerah. Unsur pusat yaitu Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Unsur daerah yaitu dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, kepala sekolah, guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, dan guru, serta unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013.

Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan sebuah pedoman yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur tersebut. Semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment